Memoar yang Terburu-buru

Halo, Marhaban Ya Ramadhan, tidak kusangka waktu sebegini cepatnya bergulir. Ramadhan telah kembali untuk menyapa kita kembali. Setahun berlalu, walau minus 11 hari. Terasa cepat karena banyak yang harus dikerjakan, tapi terasa lambat karena begitu banyak yang dipikirkan. Tidak ada topik khusus yang ingin aku bahas disini tidak seperti postingan-postinganku sebelumnya. Aku ingin menulis sesuatuLanjutkan membaca “Memoar yang Terburu-buru”